every pieces has it own story

Tampilkan postingan dengan label do's. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label do's. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Agustus 2011

note to myself #4


You are the one who should invent your life.
Plan it. Start it. Make it. Be responsible for it.


Jumat, 08 Juli 2011

Finally i have my goodreads account

Yuhuuuu....akhirnya oh akhirnya hari ini saya membuat juga account goodreads. Mengingat sebenarnya udah cukup lama kepengin punya access ke goodreads -kalo ga salah dulu pertama kali lihat goodreads punya dina- dan menurut saya ini oke banget buat dapet referensi mengenai buku. Apa aja, berbagai genre, ada resensinya juga bahkan. Buku-bukunya ga cuma buku jaman duku atau yang klasik punya tapi yang baru terbit pun ada di sini. Jadi, mulai sekarang kayaknya ga perlu takut ketinggalan info tentang buku terbaru yang oke maupun yang lagi happening. Plus rekomendasinya.
Saya sendiri lagi banyak banget menambahkan sejumlah buku ke read-self saya. Ada yang lagi on going atau on progress reading, udah dibaca, sampai daftar buku yang akan saya baca/ to read.
Daftar baca buku yang lagi saya baca cukup banyak, kebanyakan karena sering saya pending dan jadi kutu loncat ke buku yang lain -apalagi kalo bukan karena tergoda- Sedangkan untuk daftar to read saya juga lumayan banyak, karena buku-buku yang ada bagi saya sendiri mendatangkan semacam aura temptation. Jadi maruk dan lapar mata deh. *ditambah kemaren baru lihat buku barunya Ashma yang dari book fair : Rahimnya Fahd Djibran sama Buku tentang Emosi-nya Paul Ekman*
Saya sendiri juga sedang berada dalam misi untuk mem-boost lagi passion membaca saya sebagai salah satu cara untuk self-improvement juga. Sumpah, saya ngerasa pengetahuan saya minim banget soalnya. Yaah, semoga saja ini dapat segera terwujud dan bukan hanya jadi OT-annya saya aja. Semoga dengan saya finally punya account di goodreads ini benar-benar bisa saya manfaatkan dengan baik.
Mari kita amini bersama saudara-saudara! *Amiiiiiinnnnnnn kenceng, nyengir*

Kamis, 07 Juli 2011

2008 hingga 2011 blog mahasiswa saya : konsisten ternyata

Eits, jangan seneng dulu karena consisten di sini walo maksudnya emang stay the same tapi justru stay the same yang minim posting-an. Lebih buruk lagi, justru belum pernah saya update lagi semenjak pertama kali saya buka pas masa OBM dulu.
Oke, saya perjelas dulu deh konteksnya di sini. Jadi, yang saya maksud itu mengacu pada blog mahasiswa saya yang ada di http: mhs.blog.ui.ac.id/siska.esthi81 Yup! Itu adalah blog yang didapat pas saya jadi anak UI. Jadi gini, setiap anak UI dapat satu domain blog yang pake username-nya dia bahkan pas baru masuk.
Nah, blog saya yang satu ini masih minim banget posting, mana masih sederhana banget. Saya kan jarang buka tuh, mengingat saya juga baru aktif suka *lumayan* bikin+nulis di blogspot pun baru tahun 2010-an lah. Blog mahasiswa saya yang ini terbengkalai bahkan ga pernah saya buka. Dan....tampilannya itu loh. Masih labil saya jaman dulu banget. Nih, saya kasih lihat kayak apa wujudnya itu blog dulu kayak gimana pas saya telantarin.
tampilan awal blog jaman maba dulu, bahkan postingan satu-satunya yang ditulis adalah perbincangan antara ifa dan siwet (saya). haha :D

Nah, kemarenan saya ubah deh itu tampilan biar agak masa kini, biar agak gahul, biar terupgrade dan update kayak saya sekarang. hehehe

Tampilan blog baru setelah hampir 3 tahun telantar. Lumayan kelihatan 'mature' lah ya, dibanding yang sebelumnya *ngarep*

Lumayan lah ya. Jadi, mulai sekarang saya bertekad untuk lebih sering mengunjungi dan menulis di blog saya yang satu itu juga di samping blogspot saya ini dan juga tumblr. Walaupun tetap, sepertinya sampai sekarang pun blogspot tetap menjadi my favorite. Yah, kalaupun bukan postingan murni, palingan juga postingan saya di blogspot atau tumblr saya re-post. *pengakuan dosa, hehe*


Rabu, 22 Juni 2011

Tentang kita dan lingkungan

Saya sedang tertarik-tergelitik sama satu kegiatan bernama Lantan Bentala. Sebetulnya, proses awalnya nggak sengaja sampai saya bisa tahu tentang Lantan Bentala ini dan akhirnya kenal dengan Mbak Evelyn Suleeman *walau masih sebatas lewat sms*. Ini semua bermula dari sms dari mbak Evelyn yang masuk ke inbox saya yang sebenarnya ditujukan untuk Gita. Jadi ceritanya, Gita pernah memakai nomor saya untuk menghubungi mbak Evelyn sehingga nomor saya disangka sebagai nomor Gita. Mbak Evelyn sendiri merupakan Dosen Sosiologi di FISIP UI *ini yang saya tahu, kalau tidak salah dari Gita*

Bunyi sms-nya begini :
"Teman, mau ikut motret bareng lantan dengan topik lingkungan ui, jumat pagi? Jam 8an kumpul di FISIP. Jangan lupa bawa kamera dan botol minum...."

Saya yang bingung kemudian menanyakan identitas si pengirim yang kemudian berujung dengan perkenalan saya dengan mbak Evelyn, juga Lantan Bentala. Singkat cerita, saya juga dipersilakan untuk joint dengan acara mereka jika memang berminat. Akan tetapi, karena saya sedang dalam masa magang, jadilah saya tidak dapat bergabung dengan acara itu *selain itu, juga tidak ada kamera di sini. Paling pinjam dulu kalo begitu*
Mbak Evelyn kemudian menawarkan untuk mengirimkan contoh newsletter yang dibuat oleh Lantan Bentala ke email saya jika saya berminat. Yang kemudian saya terima tawaran itu dengan sennag hati dan saya pun memberikan alamat email saya. *Agak malu sebenernya saya, itu alamat email saya labil banget* . Mbak Evelyn mengirimkan 4 edisi newsletter yang ia pilih, yang mungkin bisa memberi gambaran tentang Lantan Bentala dan kegiatannya. Hingga pada akhirnya, saya sudah membaca ke-4 newsletter terpilih yang dikirim oleh Mbak Evelyn yang sedikit-banyak memberikan gambaran mengenai Lantan Bentala itu sendiri :)

Salah satu info yang saya peroleh dari newletter yang dikirimkan itu adalah infomasi mengenai Lantan Bentala itu sendiri. Lantan Bentala akhirnya dipilih karena sesuai dengan tujuan gerakan ini yang ingin menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan. Kata Lantan berasal dari bahasa Minang Kuno yang berarti memelihara, sedangkan Bentala berasal dari bahasa Melayu kuno yang berarti bumi. "Jadi, newsletter Lantan Bentala diterbitkan untuk mengajak dan mengingatkan pembaca agar terus memelihara bumi" (Sumber : newsletter Lantan Bentala No 79/Th IV, 15-29 Maret 2010). Newsletter ini bahkan disebarkan melalui email alih-alih cetak untuk mengurangi penggunanan kertas lho :).
Saya jadi pengen ikutan deh dan pengen menerima newsletter itu secara rutin. Bukan karena saya udah tahu banyak tapi justru karena saya belum tahu banyak makanya pengen lebih tahu dan ikut berperan. Oke, saya sendiri bukanlah orang yang benar-benar tidak pakai tas kresek atau menolak penggunaan sterofoam karena toh saya juga masih beberapa kali memakai sterofoam kalau pas bungkus makanan di warung makan. Tapi saya mau belajar buat sayang sama bumi juga lingkungan dengan tindakan real. Istilahnya, apa yang bisa saya lakukan walau dengan kapasitas saya yang kecil *udah badan kecil, ga ada istimewanya, pas-pasan lah, hehe*. Lantan Bentala ini *berdasar yang saya baca* menjanjikan sesuatu yang nggak muluk-muluk, peran kita yang penting. Ya sesuai kapasitas kita itu, mereka kasih contoh paling ga kita bisa tegur anggota keluarga kita yang buang sampah sembarangan kalau kita masih sungkan buat negur orang lain misalnya yang ga kita kenal. Saya pengen bisa start dari sekarang, sesuai sama apa yang bisa saya lakukan. Belum terlambat kan? Masih bisa dan tidak apa-apa kan? Semoga :)

Pages

Paling sering dibaca